Keberadaan kota Palangkaraya sebagai ibukota Kalimantan Tengah memang bukan hal baru. Tetapi wacana tentang akan berubahnya status kota ini menjadi ibukota negara Indonesia sempat timbul tenggelam. Terlepas dari kepastian akan status kota ini, Palangkaraya memang pantas menjadi ibukota Indonesia. Dengan luas 2.400 km², tentu tak berlebihan apabila kota ini mengembangkan pembangunan infrastruktur untuk menambah fasilitas publik.

Perekonomian di kota ini cukup bagus, dimana hal ini terlihat dari daya beli masyarakat yang cukup tinggi, meski belum menyamai ibukota lainnya di Kalimantan seperti Balikpapan dan Samarinda. Namun demikian, Palangkaraya telah menggiatkan sektor perdagangan di tengah kota dalam wujud pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern.

Salah satunya pusat perbelanjaan terbesar dan sudah cukup lama ada adalah Palangkaraya Mall yang lebih dikenal dengan nama Palma. Beberapa tahun setelah kehadiran Palma, Mega Town Square (Metos) hadir dengan ukuran mal yang jauh lebih besar, dan fasilitas yang lebih.

Karena itulah, banyak warga Palangkaraya heran mengapa hanya ada satu gedung bioskop di kota ini. Palma 21 menjadi tempat nonton satu-satunya di Palangkaraya. Tambahan bioskop XXI sangat diharapkan di MeTos. oleh warga Palangkaraya yang gemar menonton film terbaru karena Palma 21 bisa sangat padat di akhir pekan, atau saat penayangan perdana dari film-film yang selalu menjadi hits.

Palma 21 telah menemani pecinta film bioskop di Palangkaraya kurang lebih tujuh tahun. Selama ini, pelayanan serta fasilitas yang ditawarkan Palma 21 sangat bagus. Meski tak memiliki kompetitor, tak berarti Palma 21 mengabaikan pelayanan terbaik bagi pengunjung setianya.

Ruang tunggu memiliki interior berkelas dengan beberapa tempat duduk yang nyaman dan cukup memadai untuk penonton yang sedang menanti penayangan film  berikutnya. Memang, kursi tunggu di lobi bisa sangat penuh di akhir pekan, dan hal ini tentunya harus menjadi perhatian manajemen.

Akan tetapi, café 21 yang ada, juga menyediakan tempat yang asyik bagi penonton yang sudah membeli tiket dan menantikan jam tayang film favoritnya. Menikmati beragam makanan serta minuman ringan tentu bisa mengusir kebosanan, apalagi jika mereka hendak menonton film yang sedang menjadi hits.

Film Indonesia Warkop DKI Reborn
Warkop DKI Reborn

Berbicara soal film yang sedang hits, mayoritas penduduk Palangkaraya memang lebih menaruh minat kepada film-film nasional, terutama yang menghadirkan aktor dan aktris yang tengah populer, atau film Indonesia genre komedi yang unik seperti “Warkop DKI Reborn” di akhir tahun 2016. Namun demikian, film Hollywood yang memiliki nilai jual tinggi seperti “The Fate of the Furious” juga mendapatkan porsi penayangan yang cukup besar, dimana film ini hadir di dua studio, selama lebih dari sepekan.

Patut dinantikan kehadiran bioskop berikutnya di kota Palangkaraya karena minat untuk menonton film-film terbaru semakin tinggi. Palma 21 sempat tak terlalu ‘populer’ lima tahun lalu, saat Palangkaraya Mall masih baru dibuka dan sangat sepi. Apalagi, saat itu, harga tiket masuk di Palma 21 termasuk mahal.

Tetapi kini, dengan harga tiket hanya Rp 35.000 di hari Senin hingga Kamis, kunjungan penonton tak mengalami penyusutan. Hal ini terutama berlaku bagi siswa sekolah yang menyempatkan diri untuk menonton setelah pulang sekolah. Di akhir pekan, penonton hanya harus mengeluarkan uang Rp 50.000 untuk dapat menikmati film box office, atau film Indonesia yang terbaru.

Antrean panjang sering terjadi karena dua alasan. Pertama, Palma 21 hanya memiliki empat studio. Karena pergantian film cukup cepat disini, penonton merasa harus sesegera mungkin menonton film kesayangan mereka jika tak ingin ketinggalan. Terkait dengan hal ini, pihak Cinema 21 tentu harus menambah bioskop lainnya di kota Palangkaraya. Anda setuju?

Advertisements

1 Comment »

  1. keberadaan bioskop memang masih terpusat di pulau jawa. palangkaraya masih beruntung punya bioskop hehe. mungkin potensi penonton yg tinggi memang harus ditambah bioskopnya 😉

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s