Sebagai cicit dari pencipta lagu Saridjah Niung atau Ibu Soed, Tamara Refita sangat menyayangkan kejadian anak-anak yang memplesetkan lagu “Menanam Jagung” dengan kata yang tidak pantas. Seperti diketahui, pada video viral yang beredar, rombongan anak-anak yang mengikuti pawai obor menyanyikan lagu tersebut dengan lirik “bunuh si Ahok”.

Padahal, lagu Menanam Jagung dibuat oleh Ibu Soed untuk memberikan semangat kepada para petani dan masyarakat yang bekerja keras, bukan untuk membenci orang lain. Tamara Refita pun menyayangkan kejadian tersebut dan menilai bahwa ini merupakan persoalan moral, sehingga ia kemudian angkat bicara melalui akun Facebooknya untuk menyampaikan sikapnya.

Berikut simak postingannya:

“Sebagai salah satu cucu Ibu Sud, saya hanya ingin menyatakan bahwa:

  1. Ibu Sud adalah orang yg cinta kepada Tanah Air dan Bangsanya, sejak masa mudanya, sampai beliau meninggalnya. Juga sangat cinta kepada anak2 serta perkembangan kesadaran cinta tanah air mereka. Tentunya beliau tidak rela lagu ciptaannya, dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu, lebih2 untuk membenci orang atau kata2 yg tidak pantas lainnya.
  2. Perbuatan mengubah lirik lagu (apalagi lagu anak2), yg dimanfaatkan untuk membenci orang , memang sangat tidak layak dan tidak perlu terulang lagi.
  3. Kepada teman2, masyarakat dan semua pihak yg berwenang serta berkepentingan mungkin dapat membantu mensosialisasikan hal ini.
  4. Mengajak dan menggugah seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengembalikan makna lagu-lagu karya ibu Sud yang sebenarnya, yaitu untuk mempersatukan, memberi semangat, membanggakan, dan memajukan seluruh anak bangsa Indonesia.

Saya sangat berterimakasih kepada teman2 yg menginformasikan hal ini, membuat tulisan2 yg positif di media massa dan social media serta juga kepada teman2 yg sependapat dengan pernyataan saya ini.

Dibulan Suci ini kita berdoa untuk Ibu Sud dan persatuan serta kejayaan Indonesia. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan bagi teman2 yg melaksanakannya. Mohon maaf lahir dan Batin.

Atas perhatiannya diucapkan terimakasih.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s