Afi Nihaya Faradisa adalah seorang siswi lulusan SMA Negeri 1 Gambiran, Banyuwangi, Jawa Timur. Berkat pemikirannya yang cemerlang, Afi Nihaya menjadi fenomenal di Indonesia dan terkenal di media sosial Facebook.

Gadis berjilbab yang memiliki nama asli Asa Firda Inayah ini, mulai dikenal karena tulisan-tulisannya mengenai toleransi yang menjadi viral. Meski dianggap inspiratif bagi banyak orang, tak sedikit pula yang tidak menyukainya; hingga akunnya sempat ditangguhkan Facebook gara-gara mendapatkan banyak laporan secara bersamaan.

Dikutip dari laman Facebooknya, berikut cerita singkat Afi mengenai dirinya dan bagaimana dia bisa populer seperti sekarang ini.

“Saya hanyalah perempuan biasa yang lahir di Banyuwangi pada tanggal 23 Juli 1998. Afi Nihaya Faradisa adalah nama anagram atau nama pena dari Asa Firda Inayah. Nama saya yang tercantum di kartu identitas adalah Asa Firda Inayah.

Afi : (A)sa (F)irda (I)nayah
Nihaya : Inayah
Faradisa : Firdaasa

Mengapa saya menggunakan nama anagram? Karena saya ingin menyampaikan kebaikan-kebaikan secara anonim di dunia maya. Karena yang penting bagi saya bukanlah mengambil sebanyak mungkin keuntungan dari melambungnya nama. Karena yang penting bagi saya adalah tersampainya beragam pesan kebaikan pada sebanyak-banyaknya pembaca.

Saya adalah orang yang sangat jauh dari sempurna, berjuta-juta jumlah kekurangan pada diri. Saya hanya mencoba melakukan apapun yang gadis 18 tahun bisa lakukan untuk membuat dirinya berguna. Itu saja.

Menulis adalah salah satu hal yang saya pikir saya bisa lakukan untuk memberi kontribusi bagi bangsa ini dalam meluaskan sudut pandang, dalam menebarkan pesan perdamaian. Bahwa Kristen dan Islam tak harus bergesekan. Bahwa Cina dan Jawa sama-sama orang Indonesia.

Sampai suatu ketika, para wartawan mulai mendatangi saya di rumah dan di sekolah. Berita saya dimuat di surat kabar cetak, online, dan radio dengan catatan agar nama yang tercantum tetap nama pena. Saya diminta berbicara di beberapa seminar. Saya tampil di televisi. Saya memenuhi undangan makan pagi dari Pak Bupati Banyuwangi.

Ya, belakangan ini saya memang mendapat sorotan banyak orang, tapi hal itu bukanlah sebuah kesengajaan.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s