Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi memberikan pernyataan tentang pembubaran ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). HTI sendiri dikecam oleh banyak masyarakat karena sudah semakin berani dan terang-terangan melakukan gerakan memperjuangkan khilafah di NKRI.

Tentunya, sistem pemerintahan khilafah bertentangan dengan ideologi bangsa yang sudah ada sejak zaman kemerdekaan. Oleh sebab itu, pemerintah akhirnya mengambil tindakan tegas untuk membubarkan HTI.

Berikut beberapa alasan pemerintah membubarkan Hizbut Tahir Indonesia, yakni:

  • Sebagai ormas yang berbadan hukum, HTI tidak melaksanakan peran positif dalam mengambil bagian pada proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional.
  • HTI terindikasi kuat sudah bertentangan dengan tujuan, azas, dan ciri yang berdasarkan nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia tahun 1945, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang ormas.
  • Aktivitas yang dilakukan HTI nyata-nyata sudah menimbulkan benturan di masyarakat yang bisa mengancam keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat yang majemuk, serta membahayakan keutuhan NKRI.
  • Mencermati berbagai pertimbangan tersebut, dan menyerap aspirasi masyarakat, maka pemerintah memutuskan untuk mengambil langkah-langkah hukum yang tegas untuk membubarkan HTI.
  • Namun, keputusan ini bukan berarti bahwa pemerintah bersikap anti terhadap ormas Islam. Hanya saja, pemerintah ingin merawat dan menjaga keutuhan NKRI yang sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s