Novel Baswedan disiram air keras oleh dua pelaku tak dikenal usai menjalankan salat subuh di masjid Al Ihsan di dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pelaku menggunakan sepeda motor dan menyiramkan air keras tersebut tepat di wajah dan mata Novel.

Luka di wajah dan mata Novel Baswedan terlihat parah, Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu pun langsung dilarikan ke rumah sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading. Sementara itu, saat ini para pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Seperti diketahui, Novel Baswedan tengah menangani beberapa kasus korupsi, di mana salah satu kasus terbesar adalah mega korupsi e-KTP. Hal ini membuat spekulasi bahwa penyerangan air keras ini berhubungan dengan para koruptor di balik kasus korupsi e-KTP.

Meski mendapatkan serangan dan ancaman yang mengancam nyawa, ternyata para pegawai KPK tidak gentar untuk terus memberantas korupsi. Berikut tanggapan/pernyataan Wadah Pegawai KPK terhadap hal yang menimpa Novel Baswedan:

Hari ini, Selasa, 11 April 2017 sekitar pukul 05:10 WIB setelah menunaikan sholat subuh berjamaah di masjid, rekan, sahabat, senior kami, sekaligus ketua wadah pegawai KPK, Novel mengalami musibah. Beliau disiram dengan menggunakan air keras.

Peristiwa ini bukanlah peristiwa pertama kali kepada Novel, melainkan peristiwa berulang yang pernah dilakukan terhadap beliau. Mulai dari intimidasi, tabrak lari, sampai dengan peristiwa hari ini; penyiraman air keras.

Kami mengutuk keras perbuatan biadab tersebut sebagai bentuk dari teror dan bagian dari upaya pelemahan KPK, dan perlawanan balik terhadap pemberantasan korupsi.

Kami tegaskan bahwa selangkahpun kami tidak akan mundur. Apapun resikonya, karena kami yakin perjuangan pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti dengan ancaman, intimidasi maupun serangan apapun juga.

Kami mohon doa dari kawan-kawan sekalian untuk mendoakan kawan kita Novel agar segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali bersama-sama kita.

Novel adalah kami dan kami adalah KPK yang tidak akan pernah berhenti untuk berjuang melawan korupsi.

Kami Novel dan kami tidak takut.

Dari kami,
Wadah Pegawai

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s