Ini adalah perumpamaan tentang kebijaksanan yang dibagikan Maia Estianty di media sosialnya. Kata-kata bijak yang menginspirasi dan untuk direnungkan.

By @maiaestiantyreal #Maknawi #MaknawiKutipan

A post shared by Maknawi.com – Jadilah Bermakna (@maknawicom) on

“Segenggam garam dituang ke dalam 1 gelas air tawar dan danau/telaga. Di gelas, rasa air tawar menjadi asin. Di danau, rasa air danau tetap tawar. Begitu pula hati, mau jadi seperti gelas atau danau? Melihat sesuatu jangan mudah tersinggung, atau mudah asin seperti garam di air gelas. Tapi haruslah lapang dada seperti danau agar hati tetap tenang.”

Dari ilustrasi tersebut, bisa disimpulkan bahwa apa yang kita rasakan tergantung dari wadah yang kita miliki. Ketika ada masalah, kalau kita memiliki hati yang kecil, maka kita lebih cepat baper dan sakit hati. Sedangkan jika kita punya hati yang luas, maka kita akan lebih mudah menerima keadaan dan tidak menjadi emosional.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s