Kesadaran untuk menjaga lingkungan harus dimulai dari diri sendiri. Salah satu contohnya adalah dengan mengelola sampah di rumah. Kamu bisa mulai mengelola sampah rumah tangga yang berasal dari kegiatan di rumahmu.

Ada dua jenis sampah, yaitu sampah organik dan anorganik. Contoh sampah organik yakni sisa makanan yang bisa membusuk, sementara contoh sampah anorganik yakni kaleng atau botol yang tidak bisa diuraikan oleh alam.

Kedua jenis sampah tersebut bisa dimanfaatkan kembali daripada di buang begitu saja. Hal ini bukan bermaksud agar kamu mendaur ulang sampah, karena hal ini akan merepotkan dan membutuhkan peralatan khusus. Tetapi kamu bisa memanfaatkannya untuk keperluan sehari-hari di rumah.

Berikut tips sederhana memanfaatkan sampah rumah tangga!

Sampah Makanan

Sampah makanan seperti sisa sayuran dan buah-buahan bisa digunakan sebagai pupuk kompos bagi tanaman hias di rumahmu. Pupuk yang gratis dan lebih ramah lingkungan dibandingkan pupuk kimia yang kamu beli di toko.

Sambah Plastik

Sampah plastik banyak ditemukan di rumah, seperti sedotan bekas, botol minuman plastik, plastik makanan, dan sebagainya. Barang yang kamu anggap tak lagi berguna tersebut, sebenarnya bisa dibuat menjadi suatu kerajinan, seperti pot bunga, tas, hingga aksesoris.

Sampah Kertas

Sampah kertas juga bisa dimanfaatkan. Misalnya, kamu menggunakan kertas koran bekas sebagai pengelap kaca saat membersihkan kaca jendela, membungkus makanan, membungkus kado, atau membuat mainan yang dilipat dari kertas untuk anak-anak di rumah. Selamat mencobanya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s