Halaman rumah yang luas bisa dimanfaatkan untuk  berkebun. Kamu bisa menanam tanaman hias, sayur-sayuran, atau bahkan pohon buah-buahan. Hasil kebun pun bisa dikonsumsi untuk kebutuhan pangan sehari-hari.

Namun, bagaimana jika kegiatan berkebun mau dilakukan di dalam rumah atau di area tertutup di dalam ruangan? Tentu saja sulit untuk dilakukan. Selain akan mengotori rumah, tanaman juga sulit untuk tumbuh dengan subur jika tidak ditanam di area terbuka seperti di halaman.

Berangkat dari masalah itu, dua orang pemuda bernama Gabe dan Jamie merancang suatu karya yang inovatif. Bernama Grove Ecosystem, penemuan kedua pria itu membuat aktivitas berkebun hingga memanen hasilnya bisa dilakukan di dalam rumah.

Cara berkebun ala Grove Ecosystem ini didesain sangat menarik. Desainnya dibuat bertingkat dengan material bambu dan kaca. Kamu akan melihat gambaran rantai makanan yang menarik, di mana pada bagian bawah desain merupakan sebuah akuarium dengan ikan-ikan hias.

Limbah ikan tersebut nantinya akan menghasilkan amonia yang bisa mengubah mikroba menjadi nitrat. Limbah itu lalu digunakan untuk pupuk organik bagi tumbuhan yang tumbuh di atasnya. Begitu juga dengan air bersih digunakan untuk menyuburkan tanaman.

Selain itu, pengaturan pencahayaan juga diperhatikan dalam Grove Ecosystem. Hal ini penting agar tanaman bisa subur. Bagi yang tertarik mencobanya, kamu bisa menanam tanaman sayur–sayuran yang ingin kamu konsumsi di rumah. Kedua penemu mengklaim  jika tanaman akan sehat untuk dikonsumsi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s