Saat akan membeli properti, adalah hal yang wajar jika kamu mencoba melakukan negosiasi untuk mendapatkan harga terbaik. Kamu pasti ingin mendapatkan harga yang lebih murah dibandingkan harga awal yang ditawarkan penjualnya.

Namun, apa saja yang perlu kamu perhatikan agar berhasil bernegosiasi? Berikut ada 10 hal yang perlu dipertimbangkan, di antaranya:

  1. Cari Tahu Harga Pasar
    Mengetahui harga pasaran untuk properti yang serupa dengan yang kamu minati akan memudahkanmu saat bernegosiasi. Hal tersebut akan menjadi tolak ukur yang pantas saat tawar-menawar harga jual.
  2. Batas Maksimal Penawaran
    Kamu perlu melakukan perhitungan untuk menentukan batas maksimal penawaran agar kamu tahu kapan kamu bisa mundur atau akhirnya setuju dengan harga nego yang disepakati.
  3. Jangan Cepat Tertarik
    Sebaiknya, jangan mudah jatuh cinta atau tertarik dengan satu properti yang kamu temukan. Ini untuk menghindari kamu melakukan deal saat itu juga, tanpa pertimbangan matang. Pikirkan baik-baik sebelum membeli, jangan memakai perasaan dalam memutuskan.
  4. Jangan Cepat Menawar
    Survei perlu dilakukan untuk membandingkan dan mempertimbangkan mana properti yang terbaik dari semua properti yang kamu minati. Namun kemudian jangan cepat menawar, tetapi berikan waktu selama beberapa hari untuk memikirkannya dengan matang.
  5. Biarkan Penjual Memulai Negosiasi
    Sebaiknya, biarkan penjual yang pertama kali memulai negosiasi hingga akhirnya ia bertanya kepadamu berapa harga nego yang kamu inginkan.
  6. Tawar dengan Harga Wajar
    Kamu dan penjual sama-sama ingin mendapatkan keuntungan. Maka dari itu, lakukan penawaran dengan harga yang wajar.
  7. Tetap Pada Pendirian
    Jangan mudah terjebak dengan trik penjual yang mengatakan sudah ada orang lain yang juga tertarik dengan propertinya. Hal ini biasanya hanya untuk memancingmu untuk melakukan deal sesegera mungkin dengan harga kesepakatan yang masih tinggi.
  8. Bersikap Fleksibel
    Kamu dan penjual harus bisa bersikap fleksibel, namun kamu tetap harus memegang kendali dalam negosiasi. Misalnya, setelah terjadi kesekatan harga, penjual meminta tenggang waktu tertentu untuk kamu baru bisa pindah; maka sebaiknya Anda menyetujui hal ini, jika tak terlalu mengganggu rencanamu.
  9. Bicarakan Pembayaran
    Bicarakan secara terbuka dan jelas mengenai proses pembayaran jika sudah terjadi kesepakatan. Dengan demikian kamu bisa lebih mudah mengatur keuangan.
  10. Pantau Perkembangan Harga Properti
    Saat kamu tertarik dengan suatu properti namun harganya masih tinggi, kamu bisa memantau perkembangan harganya dari waktu ke waktu. Cari tahu apakah properti tersebut sudah laku atau belum. Jika belum laku, maka coba lakukan penawaran kembali setelah beberapa bulan kamu melakukan negosiasi pertama kali. Biasanya, penjual sudah mulai merasa frustasi dan menurunkan harganya jika sudah beberapa bulan tak kunjung terjual. Ini menjadi kesempatan untuk kamu bernegosiasi dan mendapatkan harga miring.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s